Sharing Printer Dan Sharing Data Dengan Samba Di Debian 7.0
1.
Pengertian samba
Samba
Server merupakan sebuah protokol yang dikembangkan di Sistem Operasi Linux
untuk melayani permintaan pertukaran data antara mesin Ms. Windows dan Linux. Disamping
untuk melayani file sharing antara Windows dan Linux, Samba juga merupakan
salah satu protokol yang digunakan di Sistem Operasi Linux untuk melayani
pemakaian data secara bersama-sama.
Apa
kira-kira yang menjadi dasar pengembangan Samba? Sebenarnya yang menjadi dasar
dari pengembangan Samba adalah protokol SMB yang merupakan singkatan dari
Server Message Block yang merupakan protokol standard yang dikeluarkan oleh
Microsoft yang digunakan oleh Windows. Fungsi SMB dalam Windows adalah sebagai
protokol yang digunakan untuk membagi data, baik dari perangkat CD-ROM, hard
disk, maupun perangkat keluaran seperti printer dan plotter untuk dapat
digunakan bersama-sama.
2.
Fungsi dari Samba Server
a) Menghubungkan antara mesin Linux (UNIX) dengan mesin
Windows. Sebagai perangkat lunak cukup banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh
samba software, mulai dari menjembatani sharing file, sharing device, PDC,
firewall, DNS, DHCP, FTP, webserver, sebagai gateway, mail server, proxy dan
lain-lain. Fasilitas pengremote seperti telnet dan ssh juga tersedia. Salah
satu keunggulan lainnya adalah adanya aplikasi pengaturan yang tidak lagi hanya
berbasis teks, tetapi juga berbasis grafis yaitu swat. Menempatkan masin
Linux/UNIX sebagai PDC (Primary Domain Controller) seperti yang dilakukan oleh
NT dalam jaringan Wondows.
b) Samba PDC (Primary Domain Controller) bertujuan
sebagai komputer yang akan melakukan validasi user kepada setiap client yang
akan bergabung dalam satu domain tertentu, dengan kata lain hanya user yang
terdaftar yang diijinkan masuk ke domain tersebut dan mengakses semua fasilitas
domain yang disediakan.
c) Dapat berfungsi sebagai domain controller pada
jaringan Microsoft Windows.
3.
Keunggulan SAMBA
a) Gratis atau free
b) Tersedia untuk berbagai macam platform
c) Mudah dikonfigurasi oleh administrator
d) Sudah terhubung langsung dengan jaringan
4. Sharing Printer Dengan Samba di Debian 7.0
1.
Alat :
ü Laptop
2.
Bahan :
ü Virtual box
ü Cd 1 debian
ü Paket – paket yang dibutuhkan
3.
Setting Ip
dengan perintah nano /etc/network/interfaces
4. Restart jaringan
/etc/init.d/netwroking
restart
5.
Masukkan Cd 1
dan install samba apt-get install samba -y
6.
Install Cups apt-get
install cups -y
7. Masuk
ke konfigurasi cups #nano /etc/cups/cupsd.conf
Dan
rubah beberapa script konfigurasi.
#. . .
# Only listen for
connections from the local machine.
Listen localhost:631
Listen 192.168.10.1 #Tambakan script
ini
Listen
/var/run/cups/cups.sock
# Show shared printers
on the local network.
Browsing On
BrowseOrder allow,deny
BrowseAllow all
# Default
authentication type, when authentication is required...
DefaultAuthType Basic
# Restrict access to
the server...
<Location />
Order allow,deny
Allow 192.168.*.* #Agar
cupsys dapat diakases dari lokal
</Location>
# Restrict access to
the admin pages...
<Location /admin>
Order allow,deny
Allow 192.168.*.* #Agar cupsys dapat diakases dari lokal
</Location>
# Restrict access to
configuration files...
<Location
/admin/conf>
AuthType Default
Require user @SYSTEM
Order allow,deny
Allow 192.168.*.* #Agar
cupsys dapat diakases dari lokal
</Location>
#. . .
8.
Kemudian restart cups service
cups restart
9.
Lalu buka file /etc/samba/smb.conf, dan edit scriptnya
==== Global Setting =====
workgroup = WORKGROUP (sesuaikan dengan
workgroup anda)
wins support = yes (agar bisa
digunakan windows)
===Authentication ====
security = share --- hilangkan tanda # di depannya
====Share Definition ====
[printers]
comment = All Printers
browseable = yes
path = /var/spool/samba
printable = yes
guest ok = no
read only = yes
create mask = 0700
[print$]
comment = Printer Drivers
path = /var/lib/samba/printers
browseable = yes
read only = yes
guest ok = yes
10. Kemudia
restart samba service samba restart
11. Buka
di browser ip kalian
12. Kemudian
ke menu administration,klik “add printer”
13. Login
14. Kemudian pilih merk printer
5.
Sharing Data Dengan Samba di Debian 7.0
1.
Alat :
ü Laptop
2.
Bahan :
ü Virtual box
ü Cd 1 debian
ü Paket – paket yang dibutuhkan
3.
Masukkan Cd 1
dan install samba apt-get install samba –y
4. Membuat
folder yang ingin di share
5. Membuat
user samba useradd nia, smbpasswd –a nia
6.
masuk ke
konfigurasi samba nano /etc/samba/smb.conf
####### Authentication
#######
# "security =
user" is always a good idea. This will require a Unix account
# in this server for
every user accessing the server. See
#
/usr/share/doc/samba-doc/htmldocs/Samba3-HOWTO/ServerType.html
# in the samba-doc
package for details.
security = user #edit bagian ini, hilangkan
tanda “#”
#
#=============== Share
Definitions===============
[share] #tambahkan
bagian ini di bawah “Share Definitons”
path =
/home/pudja/share/ #direktori untuk samba server
browseable = yes
writeable = yes
valid users = nia #sesuaikan dengan nama user
admin users = root
#. . .
7.
Restart samba service
samba restart
8. Lalu
buka di windows computer>ketikan ip dengan \\
9. buka
folder dengan login user.
10. ini adalah haislnya,sebelumnya buat file
dulu di /share-nya








Komentar
Posting Komentar