Gelombang Radio
o
Gelombang Radio
Gelombang radio adalah gelombang yang memiliki
jangkauan frekuensi yang cukup luas dan biasanya dihasilkan oleh rangkaian
isolator dalam alat-alat elektronika. Spektrum gelombang radio dipisahkan dalam
pita-pita frekuensi atau panjang gelombang.
o
Frekuensi dan
Gelombang Radio
Frekuensi
Frekuensi adalah sebuah konsep yang dibahas dalam
gerakan periodik benda. Untuk memahami konsep frekuensi, pemahaman yang tepat
tentang gerakan periodik diperlukan. Sebuah gerakan periodik dapat dianggap
sebagai salah gerak yang berulang dalam jangka waktu tertentu. Sebuah planet
berputar mengelilingi matahari adalah gerak periodik.
Jenis – jenis frekuensi :
ü Frekuensi
Radio
Frekuensi radio merupakan frekuensi
yang mengacu kepada spektrum elektromagnet yang dapat dihasilkan dari pemberian
arus bolak – balik menuju antena. Frekuensi radio dapat digunakan untuk
mengirimkan pesan suara melalui gelombang udara layaknya frekuensi audio.
Frekuensi radio hingga saat ini dapat dibagi menjadi dua jenis frekuensi yaitu
frekuensi radio AM dan frekuensi radio FM.
ü Frekuensi
Audio
Frekuensi audio yang sering juga
disebut dengan frekuensi suara merupakan getaran frekuensi yang bisa didengar
oleh telinga manusia. Frekuensi ini memiliki standar geratan sekitar 20 hingga
20 ribu Hz.
Frekuensi audio dapat dibagi menjadi
tiga macam yaitu frekuensi infrasonik, frekuensi audible, dan fekuensi
ultrasonik. Frekuensi infrasonik merupakan frekuensi audio dengan tingkat
getaran sekitar 0 hingga 20 Hz, sedangkan frekuensi audible merupakan frekuensi
audio dengan tingkat getaran 20 hingga 20 ribu Hz, dan frekuensi ultrasonik
merupakan frekuesni audio dengan tingkat getaran di atas 20 ribu Hz.
o
Panjang gelombang
Panjang
gelombang adalah sebuah konsep yang dibahas di bawah gelombang. Panjang
gelombang dari gelombang adalah panjang di mana bentuk gelombang mulai
terulang. Hal ini dapat didefinisikan dengan menggunakan persamaan gelombang.
Hubungan antara panjang gelombang, frekuensi dan kecepatan gelombang diberikan
oleh v = f λ, dimana f adalah frekuensi gelombang dan λ adalah panjang
gelombang.
o Modulasi
Modulasi
dapat diartikan sebagai proses perubahan suatu gelombang periodik
sehingga menjadi suatu sinyal yang mampu membawa suatu informasi. Jadi
untuk dapat mengirimkan suatu informasi dari suatu perangkat ke perangkat
lainnya yang menggunakan Teknologi Frekuensi Radio, informasi tersebut harus
dimodulasi terlebih dahulu sebelum dipancarkan. Rangkaian yang berfungsi
sebagai Modulasi disebut dengan Modulator.
1.
Modulasi Analog
Pada
dasarnya, Sinyal Analog adalah sinyal data yang berbentuk gelombang kontinyu
(terus-menerus). Teknik Modulasi untuk sinyal informasi Analog dapat
dibagi menjadi 3 jenis berdasarkan parameter suatu gelombang sinus.
o Amplitude Modulation
(AM)
Seperti namanya, Amplitude Modulation (AM) atau
Modulasi Amplitudo adalah salah satu teknik Modulasi yang proses pemodulasian
sinyal frekuensi rendah (sinyal informasi) pada frekuensi tinggi dengan
mengubah Amplitudo gelombang frekuensi tinggi (frekuensi pembawa) tanpa
mengubah frekuensinya.
o Frequency Modulation
(FM)
Frequency Modulation (FM) atau Modulasi Frekuensi
adalah teknik pengiriman informasi yang berbentuk frekuensi rendah dengan cara
memodulasi frekuensi gelombang pembawa yang berfrekuensi tinggi.
o Phase Modulation (PM)
Yang dimaksud dengan Fasa atau Phase adalah besar
sudut dari sinyal analog pada saat tertentu. Phase Modulation (PM) atau
Modulasi Fasa merupakan suatu teknik modulasi yang merepresentasikan informasi
sebagai variasi fasa (phase) dari sinyal pembawanya.
2. Modulasi
Digital
Sinyal Digital adalah
sinyal data dalam bentuk pulsa dan hanya memiliki dua kondisi yaitu 0 (ON) dan
1 (OFF). Sinyal Digital ini memiliki beberapa kelebihan yaitu tidak mudah
terpengaruh oleh derau, proses informasinya mudah, cepat dan akurat.
o Amplitude Shift Keying
(ASK)
Amplitudo Shift Keying (ASK)
adalah salah satu bentuk modulasi yang gelombang pembawanya dimodulasi
berdasarkan Amplitudo sinyal informasi digitalnya.
o Frequency Shift Keying
(FSK)
Frequency Shift Keying (FSK)
adalah bentuk modulasi digital yang gelombang pembawanya dimodulasi berdasarkan
pergeseran Frekuensi.
o Phase Shift Keying
(PSK)
Phase Shift Keying (PSK) merupakan
bentuk modulasi yang proses pemodulasian menggunakan cara penggeseran
Fasa(Phase).
o Teknik
modulasi Analog
Teknik umum yang dipakai dalam modulasi analog :
ü Modulasi berdasarkan
sudut
ü Modulasi Fase (Phase
Modulation – PM)
ü Modulasi Frekuensi
(Frequency Modulatio – FM)
ü Modulasi Amplitudo
(Amplitudo Modulation – AM)
ü Double-sideband
modulation with unsuppressed carrier (used on the radio AM band)
ü Double-sideband
suppressed-carrier transmission (DSB-SC)
ü Double-sideband
reduced carrier transmission (DSB-RC)
ü Single-sideband
modulation (SSB, or SSB-AM), very similar to single-sideband suppressed carrier
modulation (SSB-SC)
ü Vestigial-sideband
modulation (VSB, or VSB-AM)
ü Quadrature amplitude
modulation (QAM)
o Teknik
moduasi digital
Teknik Modulasi digital yang dipakai adalah :
ü Phase-shift Keying
(PSK)
Digunakan suatu jumlah
terbatas berdasarkan fase. Merupakan skema modulasi digital modulation yang
memberikan data dengan mengubah, atau memodulasi, fase sinyal referensi
(gelombang karier). Fase diubah mewakili sinyal data. Ada dua cara dasar
menggunakan fase sinyal:
ü Frequency-shift Keying
(FSK)
Digunakan suatu jumlah terbatas berdasarkan frekuensi.
Merupakan bentuk modulasi frekuensi dimana sinyal modulasinya mengubah
frekuensi output di antara nilai sebelum ditentukan. Biasanya, frekuensi instan
diubah di antara dua nilai diskret yang dibatasi frekuensi tanda dan frekuensi
ruang. Bentuk fase FSK yang kontinus yang ada merupakan tidak ada kelanjutan
fase pada sinyal dimodulasi.
ü Amplitude-shift Keying
(ASK)
Digunakan suatu jumlah terbatas amplitudo. Merupakan
bentuk modulasi yang mewakili data digital sebagai variasi dalam amplitudo
gelombang karier.Amplitudo dari sebuah sinyal karier analog mengubah dengan
aliran bit (sinyal modulasi), menjaga frekuensi dan fase konstan. Level
amplitudo dapat digunakan mewakili logika binary 0 dan 1. Dapat dianggap sinyal
karier sebagai saklar ON atau OFF. Pada sinyal dimodulasi, logika 0 diwakili
dengan adanya karier, sehingga memberikan operasi kunci OFF/ON dan nama diberikan.
Komentar
Posting Komentar